Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Cara Membangun Rumah: Pekerjaan Beton Bertulang

Pada website ini kami akan menguraikan tulisan bagaimana cara membangun rumah.
Tujuannya adalah untuk lebih memudahkan pengunjung dalam memahami dan mengetahui bagaimana cara membangun rumah berdasarkan urutan pekerjaan yang mesti dilakukan.
Pekerjaan beton bertulang
Contoh gambar rumah setelah dikerjakan strukturnya
Setelah melakukan Pekerjaan Pondasi dan Sloof seperti yang dibahas pada tulisan sebelumnya, kita lanjut ke Pekerjaan Beton Bertulang.
Ketika membangun rumah bertingkat, sebaiknya tahapan pekerjaannya struktur bangunan didahulukan seperti kolom atau tiang, balok, plat lantai, ring balok, dag beton, dan atap.
Berdasarkan pengalaman dalam membangun rumah bertingkat, tahapan ini sangat efisien karena setelah melaksanakan pekekerjaan atap, kendala cuaca (hujan) bisa dikesampingkan artinya pekerjaan akan bisa terus berjalan walaupun hujan.

Kembali ke topik bahasan cara membangun rumah pada pekerjaan beton bertulang. Pada tahap ini, pekerjaan ini ada beberapa item pekerjaan yang termasuk di dalamnya, diantaranya adalah:
  1. Pekerjaan Kolom. Istilah kolom dalam bahasa teknik bangunan artinya adalah tiang bangunan. Mungkin sebagian orang tidak mengetahui bahwa kolom = tiang. Jadi pada tahap ini adalah membuat atau mengerjakan tiang-tiang yang terdapat pada bangunan rumah bertingkat yang akan dibangun.
  2. Pekerjaan Balok. Balok yang dimaksud di sini adalah elemen yang menghubungkan antara kolom ke kolom yang berfungsi menahan beban bangunan di atas nya (lantai 2).
  3. Pekerjaan Plat Lantai. Sebagian orang ada yang menyebut dag lantai. Pekerjaan plat lantai pengerjaannya selalu bersamaan dengan pekerjaan balok.
  4. Pekerjaan Tangga. Dalam mengerjakan rumah bertingkat, sebaiknya pengecoran tangga juga dilakukan bersamaan dengan pengecoran balok dan plat lantai. Hal ini akan sangat bermanfaat sekali untuk kelancaran sirkulasi saat melakukan pekerjaan selanjutnya pada lantai 2 nanti.
  5. Pekerjaan Dag Beton / Kanopi. Pekerjaan dag beton adalah pekerjaan beton bertulang yang terdapat pada bagian atas bangunan yang berfungsi sebagai atap bangunan (biasanya bangunan ruko). Sedangkan kanopi atau juga dikenal dengan overstek yang biasanya terletak di atas jendela yang berfungsi melindungi jendela dari tempias air hujan.
  6. Pekerjaan Ring Balok. Ring balok adalah beton bertulang yang terdapat pada bagian atas dinding dan menghubungkan tiang ke tiang yang berfungsi menahan beban atap di atas nya.

Melakukan pekerjaan beton bertulang pada dasarnya adalah melakukan pengecoran pada item-item pekerjaan yang diuraikan di atas. Mulai dari pembuatan mal atau bekisting, pembesian dan pengecoran dan apabila sudah cukup umur melakukan pembongkaran mal.
Jika lokasi memungkinkan sebaiknya menggunakan campuran beton jadi (ready mix) karena mutu betonnya lebih terjamin. Untuk rumah tinggal, menggunakan campuran beton dengan mutu beton K225 sudah sangat bagus. Jangan dikira mahal, karena jika dihitung dengan cermat biaya yang dikeluarkan akan sama jika melakukan pengecoran secara manual.

Tips dalam membangun rumah pada tahap pekerjaan beton bertulang adalah:

  • Buatlah mal atau bekisting dengan kokoh. Gunakan triplek 12 mm dan periksa jangan sampai ada yang bocor.
  • Gunakan besi yang berstandar SNI dan ukuran yang sesuai dengan bestek.
  • Gunakan beton ready mix mutu K225 atau campuran beton 1 : 2 : 3 (jika manual).

Analisa harga satuan pekerjaan beton bertulang

Di bawah ini adalah contoh cara menghitung harga satuan untuk pekerjaan beton bertulang per meter kubik.
Analisa ini berdasarkan Analisa Harga SNI 2008, angka yang terdapat pada kolom indeks adalah merupakan faktor pengali atau koefisien sebagai dasar perhitungan biaya bahan dan upah.

Membuat 1 m3 kolom beton bertulang (300 kg besi + bekisting)

Kebutuhan Satuan Indeks Harga
Satuan
Bahan/Upah
(Rp.)
Jumlah
(Rp.)
Bahan Kayu kelas III m3 0,400 -
Paku 5 - 12 cm kg 4,000 -
Minyak bekisting liter 2,000 -
Besi beton polos kg 315,000 -
Kawat beton kg 4,500 -
Portland Cement kg 336,000 -
Pasir beton m3 0,540 -
Kerikil m3 0,810 -
Balok kayu kelas II m3 0,150 -
Plywood t=9 mm lbr 0,350 -
Kayu dolken 4 m btg 20,000 -
Tenaga kerja Pekerja OH 7,050 -
Tukang batu OH 0,275 -
Tukang kayu OH 1,650 -
Tukang besi OH 2,100 -
Kepala tukang OH 0,403 -
Mandor OH 0,353 -
Jumlah harga satuan per pekerjaan -
Membuat 1 m3 balok beton bertulang (200 kg besi + bekisting)
Kebutuhan Satuan Indeks Harga
Satuan
Bahan/Upah
(Rp.)
Jumlah
(Rp.)
Bahan Kayu kelas III m3 0,320 -
Paku 5 - 12 cm kg 3,200 -
Minyak bekisting liter 1,600 -
Besi beton polos kg 210,000 -
Kawat beton kg 3,000 -
Portland Cement kg 336,000 -
Pasir beton m3 0,540 -
Kerikil m3 0,810 -
Balok kayu kelas II m3 0,140 -
Plywood t=9 mm lbr 2,800 -
Kayu dolken 4 m btg 16,000 -
Tenaga kerja Pekerja OH 6,350 -
Tukang batu OH 0,275 -
Tukang kayu OH 1,650 -
Tukang besi OH 1,400 -
Kepala tukang OH 0,333 -
Mandor OH 0,318 -
Jumlah harga satuan per pekerjaan -

Membuat 1 m3 plat beton bertulang (150 kg besi + bekisting)

Kebutuhan Satuan Indeks Harga
Satuan
Bahan/Upah
(Rp.)
Jumlah
(Rp.)
Bahan Kayu kelas III m3 0,320 -
Paku 5 - 12 cm kg 3,200 -
Minyak bekisting liter 1,600 -
Besi beton polos kg 157,500 -
Kawat beton kg 2,250 -
Portland Cement kg 336,000 -
Pasir beton m3 0,540 -
Kerikil m3 0,810 -
Balok kayu kelas II m3 0,120 -
Plywood t=9 mm lbr 2,800 -
Kayu dolken 4 m btg 32,000 -
Tenaga kerja Pekerja OH 5,300 -
Tukang batu OH 0,275 -
Tukang kayu OH 1,300 -
Tukang besi OH 1,050 -
Kepala tukang OH 0,265 -
Mandor OH 0,265 -
Jumlah harga satuan per pekerjaan -

Demikianlah cara membangun rumah untulk pekerjaan beton bertulang. Setelah selesai melakukan pekerjaan beton bertulang ini, kita lanjutkan pembangunan rumah ke tahap berikutnya yaitu Pekerjaan Kap Dan Atap.

Back To Top