Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Cara Membangun Rumah: Pekerjaan Instalasi Air

Pada website ini kami akan menguraikan tulisan bagaimana cara membangun rumah.
Tujuannya adalah untuk lebih memudahkan pengunjung dalam memahami dan mengetahui bagaimana cara membangun rumah berdasarkan urutan pekerjaan yang mesti dilakukan.
Instalasi Air

Setelah melakukan Pekerjaan Instalasi Listrik, kita melanjutkan pekerjaan berikutnya yaitu Pekerjaan Instalasi Air.
Secara umum pekerjaan ini terbagi atas pemasangan instalasi pemipaan (air bersih, air kotor dan air tinja) dan pemasangan alat-alat sanitasi seperti; kloset, washtafel, bathtub, lavatory, floordrain, kran air dan lain-lain termasuk pembuatan septictank dan sumur resapan.
Pemasangan instalasi air kotor dan air tinja biasanya telah dilakukan jauh hari sebelumnya (pada saat pembuatan struktur bangunan), sedangkan pemasangan pipa air bersih dilakukan sebelum pekerjaan plesteran.
Jadi jika anda menggunakan jasa orang plumbing untuk pekerjaan instalasi air pada rumah anda, sebaiknya anda melakukan kontrak kerjanya saat akan dimulai pekerjaan struktur rumah anda.

Hal yang perlu diperhatikan pada pemasangan pipa instalasi air:
  1. Gunakan pipa yang berukuran 4" dengan kemiringan minimal 2 % pada instalasi air tinja. Karena hampir semua pabrik kloset membuat ukuran lobang pembuanyan klosetnya adalah 4".
  2. Untuk menghemat biaya, instalasi air buangan (air kotor, air tinja dan air hujan) cukup menggunakan pipa yang berkode "D" dan untuk pipa air bersih yang bertekanan gunakan pipa yang berkode "AW".
  3. Jika anda menggunakan tangki atap yang memanfaat gara gravitasi untuk tekanan air sebaiknya mengikuti prinsip pipa kapiler dengan menggunakan pipa 1" sebagai saluran primer, pipa 3/4" sebagai saluran sekunder dan pipa 1/2" untuk saluran tertier. (lihat: Penyebab Tekanan Air Kran Menjadi Lemah).
  4. Pada instalasi air kotor dan air tinja, gunakanlah elbow yang mempunyai radius lebih besar (large radius elbow) dan juga Tee yang mempunyai radius besar (large radius tee) untuk mengindari kemungkinan terjadi tersumbatnya saluran pembuangan.
  5. Untuk elbow drat dalam atau soket drat dalam, sebaiknya menggunakan soket atau elbow yang mempunyai drat dari besi di dalamnya.
  6. Untuk pipa air kotor pada lantai 2, sebelum diteruskan ke lantai 1 sebaiknya dipasangkan P-Trap yang berguna untuk menghindari bau tak sedap masuk ke kamar mandi dan juga berfungsi sebagai perangkap kotoran berat yang bisa mengakibatkan penyumbatan pada saluran pembuangan air kotor tersebut.
  7. Penggunaan floordrain yang berkualitas bagus sangat dianjurkan. Selain untuk mencegah binatang kecil masuk ke kamar mandi, ada juga floordrain yang berfungsi bisa mencegah masuknya bau tak sedap ke kamar mandi.
  8. Untuk instalasi air panas harus menggunakan pipa yang khusus untuk mengalirkan air panas. Berdasarkan pengalaman, kami menganjurkan anda untuk menggunakan pipa Westpex. Dan bagi anda yang ingin memiliki air panas dengan biaya murah silahkan lihat tulisan Trik Membuat Instalasi Air Panas Murah.
  9. Timbunlah pipa instalasi dengan menggunakan pasir halus.

Berikut beberapa hal yang harus diketahui pada pekerjaan instalasi air di rumah anda:
  1. Setelah terpasang, pastikan ada genangan air pada lobang kloset anda.
  2. Gunakan sifon leher angsa pada washtafel anda.
Demikianlah cara membangun rumah untuk pekerjaan instalasi air atau sanitasi. Setelah melakukan pekerjaan instalasi air ini kita akan melanjutkan pada pekerjaan berikutnya yaitu: Pekerjaan Lantai.

Back To Top