Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Kayu Bekas Peti Kemas (Jati Belanda) Untuk Perabot

Kayu jati belanda memiliki keunikan dan kelebihan. Oleh karena itulah kayu yang biasa digunakan untuk peti kemas ini dimanfaatkan kembali untuk perabot atau furniture. Selain terkenal dengan kekuatannya, kayu jati belanda memiliki keindahan baik dari warna kayu, urat dan mata kayunya pun menjadi daya tarik tersendiri. Jati belanda bekas peti kemas ini berbeda dengan kayu jati yang tumbuh di Indonesia. Kayu yang dikenal dengan sebutan jati belanda ini termasuk pada golongan kayu pinus yang tumbuh di Jerman, Australia, Jepang dan Korea. Yang dinilai paling baik adalah yang tumbuh di Jerman karena paling kuat, ringan, tidak mudah patah dan tidak muda berubah oleh pengaruh cuaca.

Kayu bekas peti kemas atau kayu jati belanda
Contoh kayu jati belanda yang belum diolah
Kenapa kayu bekas peti kemas (jati belanda) cocok untuk dijadikan perabot?
Mengingat dari fungsinya sebagai peti kemas atau bahan pelindung barang, tentu kekuatannya sudah tidak diragukan lagi dan juga tingkat kekeringannya yang sudah benar-benar kering. Jika dijadikan untuk bahan perabot (furniture) akan menghasilkan perabot yang berkualitas dan harganya terjangkau (karena barang bekas).
Keindahan warna dan keunikan urat serta mata kayunya membuatnya menjadi bahan yang dicari untuk dijadikan perabot. Warna kayu jati belanda adalah kuning gading, yang ketika diolah dengan benar akan menampilkan keindahan kayu yang alami.

Bagaimana cara mengolah kayu bekas peti kemas (jati belanda) untuk dijadikan perabot?

Jika belum diolah, penampilan kayu jati belanda ini biasa biasa saja, tidak tampak urat dan mata kayunya dan bahkan banyak dijumpai lubang bekas paku. Maklum saja, kayu ini adalah bekas kayu yang digunakan sebagai bahan pengaman barang atau peti kemas.
Untuk menjadikannya menjadi bahan perabot yang berkualitas perlu dilakukan beberapa tahap atau proses pengolahan lebih lanjut.

Tahap atau proses pengolahan kayu bekas peti kemas (jati belanda) adalah sebagai berikut:
  1. Pilih kayu bekas peti kemas sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan. Karena ukuran dan panjang kayu yang ada sangat bermacam-macam.
  2. Amplas permukaan kayu dengan menggunakan mesin amplas agar permukaannya halus dan bersih.
  3. Tutup bagian yang berlubang, baik itu bekas paku atau lubang alami dengan dempul secara merata, kemudian diamkan lebih kurang 1 jam.
  4. Setelah itu kayu diamplas lagi untuk menghilangkan dempul dan menghaluskan permukaannya.
  5. Kemudian kayu di-sanding. Proses pengolesan cairan sanding inilah yang menentukan untuk menampilkan keindahan urat dan mata kayu jati belanda ini.
  6. Setelah didiamkan beberapa saat, kemudian kayu diamplas lagi sampai halus.
  7. Terakhir di-clear. 
Tag : Kitchen Set

Back To Top