Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Berbagai Jenis Kasur

Kasur merupakan salah satu bagian dari interior rumah yang berperan penting untuk menjaga kesehatan anda. Di kasur inilah anda bisa menikmati waktu istirahat dan memulihkan stamina tubuh setelah lelah seharian beraktivitas. Tidak hanya itu, kasur berperan juga dalam membangun kemesraan bersama hidup anda berkeluarga.

Namun bagaimana jika kasur di kamar tidur anda menjadi penyebab berbagai masalah bagi tubuh? Setiap kali bangun tidur, yang anda rasakan adalah ban terasa kaku dan pegal-pegal. Jika ini yang terjadi, bisa jadi anda salah memilih material kasur.

1/3 dari hidup anda dihabiskan di atas kasur. Untuk itu, pilihlah kasur yang tepat agar kualitas tidur anda maksimal.
Untuk menjaga agar anda terhindar dari masalah salah dalam memilih kasur dan dapat mewujudkan kwalitas tidur anda, ada baiknya anda mengetahui beberapa jenis kasur yang dibedakan berdasarkan bahan atau material pembuatnya, diantaranya adalah: kasur pegas, kasur latex, kasur busa, kasur memory foam, dan kasur kapuk.

1. Kasur Pegas (Springbed)
Kasur ini terdiri dari banyak pegas (per) dan lapisan busa. Makin banyak jumlah pegasnya, makin bagus kualitas kasur. Di pasaran, jumlah pegas springbed umumnya terdiri dari 140 pegas per meter persegi.
Pegas ini berfungsi menopang tubuh sampai pada titik tertentu dan kemudian memberi daya lontar kembali, mengikuti lekuk tubuh agar tidur lebih nyaman, Selain busa, bahan pengempuknya juga ada yang dari lakeks, atau campuran keduanya (busa dan lateks).
Dari segi kesehatan, pilihlah springbed yang dilengkapi dengan lapisan anti tungau/serangga. Lapisan ini bekerja dengan cara megubah "rasa" sel-sel kulit mati yang mengelupas saat anda tidur sehingga tungau/serangga tidak menyukainya. Dan akhirnya tuangu itu akan mati dengan sendirinya karena kelaparan.

2. Kasur Lateks (Latex)
Kasur ini berbahan dasar cairan putih susu yang berasal dari pohon karet. Dari segi kesehatan, kasur lateks dipercaya tidak menyebabkan alergi. Selain itu juga anti debu dan bakteri.
Kasur lateks juga dianggap paling nyaman karena kemampuannya menyangga punggung yang dinilai jauh lebih baik.
Di pasaran, kasur lateks terbilang paling banyak dijumpai. Namun anda perlu berhati-hati dalam memilihnya.

3. Kasur Busa
Material kasur ini menggunakan busa yang sudah mengalami proses kimiawi, yang dinamakan polyrethane. Sifat kasur busa akan mengikuti posisi badan pada saat anda tidur dan kembali seperti semula ketika anda bergerak atau beranjak dari kasur. Kelemahan kasur busa adalah makin lama busanya makin kempes, terutama pada busa yang berkwalitas rendah. Kelemahan lainya, kasur busa bisa dikatakan panas ketika digunakan sehingga kurang nyaman dipakai tidur.

4. Kasur Memory Foam
Kasur ini terbuat dari busa viscoelastis. Kualitas bahannya di atas polyrethane dengan tingkat kepadatan yang lebih tinggi. Jika anda banyak bergerak ketika tidur, memory foam merupakan pilihan yang tepat. Ini dikarenakan bahannya dapat menyesuaikan dengan bentuk tubuh anda ketika tidur.
Dengan kasur ini, anda tidak perlu khawatir atau takut kutu bersarang. Lapisannya yang padat tidak akan memungkinkan kutu dapat bersarang. Tapi perlu anda perhatikan bahwa jenis kasur ini tidak dapat mengalirkan udara di dalamnya sehingga dapat menyebabkan panas.

5. Kasur Kapuk
Keberadaan kasur kapuk saat ini terbilang jarang. Ini berkaitan dengan makin sedikitnya jumlah pohon randu sebagai penghasil kapuk. Padahal, kasur kapuk termasuk yang nyaman dipakai untuk tidur. Selain empuk, juga tidak panas. Namun kasur kapuk ini bisa kempes setelah dipakai beberapa lama, sehingga harus ditambahkan lagi kapuknya.
Kasur kapuk tidak dianjurkan bagi orang yang elergi debu karena kasur ini berpotensi mengundang debu yang dapat bersarang pada jahitannya. Selain itu, kapuk memiliki serpihan halus yang bisa terhirup ketika bernapas.

Back To Top