Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Hemat Biaya, Gunakan Semen Instan

Kini membangun rumah atau gedung semakin cepat, mudah dan lebih ekonomis dengan menggunakan semen instan. PT. Cipta Mortar Utama adalah produsen pertama semen instan siap pakai (premixed mortar) dengan merek yang dikenal dengan Semen Instan MU (Mortar Utama). Cara penggunakannya sangat mudah, hanya dengan dicampur dengan air secukupnya lantas dapat langsung diaplikasikan.
Semen instan yang diproduksi oleh pabarikan saat ini dapat digunakan untuk: pemasangan dinding, pemasangan lantai, pemasangan perekat keramik, pekerjaaan khusus lainnya dan perbaikan.

Salah satu keunggulan MU adalah semua produknya sudah mengacu pada kriteria-kriteria ramah lingkungan yang ditetapkan oleh GBCI (Green Building Council Indonesia), sehingga semua rumah atau gedung yang memakai MU sudah mengarah pada pembangunan yang memerhatikan aspek pelestarian lingkungan. "MU sangat cocok dipakai untuk pembangunan yang menerapkan konsep green building atau pun green architecture." ujar Anto P. Suparmanto, Technical Application & Department Manager PT Cipta Mortar Utama. Sebagai green product persentase komponen lokal (local content) yang dipakai PT Cipta Mortar Utama untuk memproduksi MU sangat tinggi.“95% materialnya berasal dari dalam negeri dengan maksimal jarak tempuh seribu kilometer, sehingga menghemat penggunaan BBM transportasi” katanya. Misalnya, semen kualitas 1 yang menjadi salah satu komponen utama dari Semen Instan MU didatangkan dari pabrik yang berada di Cibinong -Bogor, kemudian pasir pilihan yang dipakai diambil dari Lampung, dan bahan filler diambil dari Padalarang. Praktis hanya bahan aditif saja yang masih di impor, itu pun penggunaannya 3-5 persen dari total bahan baku yang dipakai.


Biaya Pembangunan Menjadi Lebih Hemat Dengan Semen Instan.

Selain ramah lingkungan, membangun rumah atau bangunan dengan menggunakan Semen Instan MU (Mortar Utama) juga lebih hemat biaya.

Contoh:
Untuk pekerjaan pasangan bata, aplikasi atau pemakaiannya cukup dengan ketebalan 3 mm. Bandingkan dengan adukan konvensional (semen plus pasir yang diramu atau diaduk oleh tukang) ketebalan aplikasinya mencapai 1-2 cm. Hal ini akan memberi keuntungan lainnya yaitu bangunan jadi lebih ringan sehingga biaya konstruksi bias lebih murah.

Contoh lain:
Pada saat proses plester atau acian, dengan cara konvensional minimal membutuhkan waktu tunggu kurang lebih 7 hari untuk plester dan 30 hari untuk acian sebelum masuk ke aplikasi selanjutnya seperti pengecatan. Sedangkan dengan Semen Instan MU (Mortar Utama) waktu tunggu yang diperlakukan untuk plesteran hanya 1 hari dan 7 hari untuk acian.
Dengan waktu tunggu yang lebih cepat bisa dibayangkan berapa besar pengeluaran yang dapat ditekan untuk membayar tukang.
Selain itu daya sebar yang sudah terukur dengan pasti memudahkan anda untuk menekan timbulnya biaya ekstra pada saat membangun rumah atau bangunan anda.

Tag : Material

Back To Top