Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Tanaman Pembersih Udara Ruangan Alami

Teknologi pembersih udara ini sendiri kian berkembang dengan munculnya berbagai produk Air Purifier di pasaran. Dengan pemakaian dan perawatan yang mudah, produk tersebut dapat menjadi pilihan kita. Namun sebelum anda membeli produk tersebut, mungkin anda dapat menggunakan alternatif yang lebih alami untuk pembersih udara ruangan ini.
Ada beberapa jenis tanaman yang telah terbukti memiliki fungsi untuk membersihkan udara ruangan (Natural Air Purifier) dan fungsi detoksifikasi dengan meningkatkan kualitas oksigen yang ada. Tanaman ini telah diuji oleh NASA dalam penelitian NASA Clean Air Study untuk menemukan tanaman yang dapat membersihkan udara di stasiun luar angkasa mereka.

Berikut beberapa jenis tanaman dengan fungsi Air Purifier, yang walaupun namanya mungkin terdengar asing bagi kita, namun mudah ditemukan di nursery atau petani tanaman hias. Berbagai tanaman ini juga cukup mudah dalam perawatannya.

1. Bunga Anthurium (Anthurium andraeanum)
Bunga Anthurium
Tanaman Anthurium banyak digunakan sebagai tanaman hias dalam pot di Indonesia, namun jenis yang paling sering ditemui adalah Anthurium daun. Anthurium bunga (Flamingo Lily) lebih sering digunakan sebagai bunga potong. Perawatannya tidak sulit sehingga anda dapat dengan mudah menggunakan tanaman ini untuk mempercantik sekaligus membersihkan udara ruangan.


2. Pakis Gunung (Nephrolepis exaltata bostoniensis)
Pakis Gunung
Di luar negeri tanaman ini dikenal dengan nama Boston Fern (Pakis Boston). Habitat asli pakis ini adalah wilayah hutan hujan serta daerah rawa. Namun, pakis ini termasuk jenis tanaman yang sangat mudah dirawat dan dapat tumbuh di dalam ruangan. Seperti Philodendron, pakis gunung ini mampu menyaring bahan kimia formaldahyde dan merupakan salah satu tamanam pembersih udara alami terbaik.


3. Tanaman Lilin (Hoya carnosa)
Tanaman Lilin
Tanaman ini memiliki bunga yang cantik. Aroma bunga Hoya juga memiliki keharuman yang khas. Hoya dapat tumbuh merambat dan terlihat menarik saat ditempatkan di pot gantung. Hasil penelitian NASA juga menyatakan bahwa tanaman ini baik digunakan sebagai pembersih udara ruangan.


4. Daun Suji (Dracaena reflexa)
Daun Suji
Tanaman ini dikenal dengan nama lain Pleomele. Untuk tumbuh, tanaman ini butuh media yang terjaga kelembabannya. Tanaman ini mampu menyaring berbagai jenis polutan di udara seperti, trichloroethylene, sejenis bahan kimia yang digunakan dalam larutan pembersih, serta bahan kimia lain seperti benzema dan karsinogen.


5. Palem Bambu (Chamaedorea sefritzii)
Palem Bambu
Palem bambu tumbuh subur pada daerah lembab namun hindari terlalu banyak memberi air pada tanaman ini. Jika tidak diperhatikan tanaman ini dapat terlihat kotor dan berdebu, sehingga dapat mengurangi manfaat pembersih udaranya. Rawatlah dengan menyemprotkan air pada daun untuk membersihkannya.

6. Palem Kuning (Chrysalidocarpus lutescens)
Palem Kuning
Tanaman termasuk jenis palem untuk di dalam rumah. Palem kuning dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 50 – 150cm dan terlihat cantik jika diletakkan di pojok ruangan. Palem kuning memiliki manfaat dapat melakukan detoksifikasi udara ruangan yang terpolusi oleh asap rokok serta jenis polutan lain. Perawatannya mudah dan tidak merepotkan, cukup siram sesuai kebutuhan palem dan jangan menggenang airnya.


7. Palem Phoenix (Phoenix roebelenii)
Palem Phoenix
Tanaman ini berasal dari kawasan Asia Tenggara dan cocok digunakan sebagai tanaman indoor. Hindari terkena sinari matahari langsung dan siram secukupnya saja. Palem ini mampu mengurangi kadar formalin dan xilena (bahan kimia pada plastik dan pelarut) dari udara.


8. Philodendron (Philodendron hederaceum)
Philodendron
Daun Philodendron berbentuk hati sehingga terlihat cantik. Tanaman ini dapat tumbuh merambat jika ditempatkan pada moss atau batang kayu. Tanaman ini juga terlihat cantik jika ditempatkan pada pot gantung. Philodendron mampu menyerap 80 – 90% bahan formaldehid (formaldahyde) yang biasa ditemukan pada cat tembok, lem karpet, lem untuk lantai kayu atau bahan isolasi lainnya.


9. Baby Rubber Plant (Peperomia obtusifolia)
Baby Rubber Plant
Daun tanaman ini berwarna hijau gelap dan terkadang dapat memiliki bercak putih. Jika berada dalam ruangan, tanaman ini sebaiknya diletakkan dekat jendela dimana sehingga dapat terkena sinar matahari langsung beberapa jam setiap harinya. Tanaman ini membuat udara lebih segar karena dapat menghasilkan kadar oksigen murni yang cukup tinggi, serta dapat menyaring racun dan bahan kimia di udara.


10. Garlic Vine (Mansoa alliacea)
Garlic Vine
Tanaman hias ini cukup unik dengan beragam fungsi. Bunganya dapat mekar berwarna-warni, serta memiliki aroma seperti bawang putih. Aroma inilah yang membuat tanaman ini disebut dengan Garlic Vine atau Wild Garlic. Menurut Feng-Shui tanaman ini dapat menjauhkan pemiliknya dari nasib buruk. Selain itu tanaman ini merupakan penyaring udara alami yang juga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk dan ular.


11. Lidah Buaya
Aloe dijuluki sebagai tanaman ahli pembersih udara. Satu pot lidah buaya sama dengan sembilan pembersih udara biologis. Aloe menyerap formaldehida monoksida, karbon dioksida, dan karbon monoksida. Ketika jumlah racun di udara telah melebihi jumlah yang sehat daun pada tanaman Aloe terlihat berbintik hitam, artinya sinyal untuk pertolongan.


12. Sirih Belanda / Ivy
Sirih Belanda
Sirih Belanda adalah tanaman dalam ruangan paling efektif dalam menyerap formaldehida. Sirih Belanda per meter persegi dapat menyerap 1,49 gram formaldehida. Hal ini juga menyerap zat-zat berbahaya seperti benzena. Dalam 24 jam, tanaman Sirih Belanda ini dapat menyerap 90% dari benzena dalam ruangan.


13. Kaktus
Kaktus sangat besar potensinya dalam menghilangkan bakteri. Dalam menanggulangi pencemaran, kaktus juga dapat mengurangi radiasi. Selain itu, kaktus menyerap karbon dioksida di malam hari untuk melepaskan oksigen. Menempatkan kaktus di dalam ruangan sangat membantu anda disaat anda tidur dan menambah kuantitas oksigen di kamar.


14. Pachira
Pachira
Pachira menyerap asap dengan baik. Jika Anda tidak dapat menghindari perokok dalam hidup Anda, Anda dapat menempatkan Pachira sekitar Anda, yang efektif dalam menyerap asap. Hal ini juga menyerap karbon dioksida dan monoksida, dan melepaskan oksigen.


15. Lili Paris (Chlorophytum)
Lili Paris
Lili Paris dapat melakukan fotosintesis di bawah cahaya lemah dan menyerap udara berbahaya. Satu pot Lili Paris cukup untuk digunakan sebagai filter udara pada kamar yang berukuran luas lebih kurang 9 m2. Tanaman ini melepaskan oksigen dan menyerap karsinogen seperti formalin dan stirena. Lili Paris sangat kuat dalam menyerap karbon monoksida dan formaldehida.


16. Suplir Adiantum
Adiantum menyerap radiasi dari komputer dan printer. Adiantum menyerap 20 mikrogram per jam formaldehyde dan dianggap salah satu tanaman sebagai pembersih alami yang paling efektif. Jika anda bekerja dengan cat atau terdapat perokok di sekitar anda, anda harus mempertimbangkan Adiantum. Tanaman ini juga menyerap xylene dan toluene yang dihasilkan oleh monitor dan printer.



17. Monstera
Monstera
Monstera dapat meningkatkan kualitas udara di malam hari. Monstera sangat baik dalam menyerap formaldehida. Juga menyerap karbon dioksida di malam hari dan melepaskan oksigen, sehingga akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas udara.


18. Lidah Mertua (Sansievera)
Lidah Mertua
Lidah Mertua merupakan salah satu tumbuhan yang mampu menyerap racun (polutan) berbahaya di udara. Tanaman Sansevieria atau Lidah Mertua mampu bertindak sebagai pembersih udara dengan menyerap dan menetralisir polutan (racun) dari udara.

Back To Top