Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Batu Bata Ringan

Sejak tahun 1923, orang Swedia telah menggunakan batu bata ringan untuk dinding rumah mereka. Namun demikian bata ringan ini menjadi populer sejak dikembangkan oleh Joseph Hebel di Jerman.
batu bata ringan
Indonesia baru mengenal bata ringan ini pada tahun 1995, yang pertama kali dikenal dengan sebutan batu Celcon (Celcon block). Sebelumnya, ketika membuat dinding rumah, orangIndonesia juga menggunakan material yang hampir sama dengan negara-negara lain seperti; kayu, batako dan batu bata merah. Namun walau telah mengenal bata ringan lebih dua puluh tahun, orang yang mau menggunakan bata ringan untuk bahan dinding rumahnya masih sangat terbatas. Pada umumnya beranggapan dinding dari bata ringan terlalu mahal jika dibandingkan menggunakan batu bata merah, mungkin hal ini pula yang menyebabkan kurang begitu gencar pabrik bata ringan mengembangkan wilayah pemasarannya.



Ringan bukan berarti rapuh.
Sesuai dengan namanya, bata ringan dibuat untuk memperingan beban struktur pada sebuah konstruksi bangunan. Bata ringan terbuat dari; pasir kwarsa, semen, kapur, gypsum, air dan aluminium pasta. Bahan-bahan tersebut dicampur sehingga berbentuk seperti adonan yang nantinya akan mengembang selama 7 – 8 jam. Aluminium pasta yang terdapat dalam adonan tersebut, selain berfungsi sebagai pengembang, ia juga berperan dalam mempengaruhi kekerasan bata. Jadi secara bobot bata ini memang ringan namun ia tidak rapuh dan dijamin kuat untuk dijadikan dinding rumah anda. Setelah adonan ini mengembang sempurna dalam cetakannya kemudian dipotong menjadi ukuran 20 cm x 60 cm dengan berbagai ketebalan seperti 7 cm, 10 cm, 12,5 cm, 15 cm dan seterusnya.

Apakah benar membuat dinding dengan bata ringan jauh lebih mahal?
Berbeda dengan batubata merah yang dijual dengan satuan Rp. 500,-/bh, bata ringan dijual dengan satuan Rp. 750.000,-/m3. Sebagai bahan untuk membandingkannya cermati tabel di bawah ini:

Ukuran (cm) Harga /m3 (Rp.) Jumlah blok /m3 (bh) Harga /bh (Rp.)
20 x 60 x 7,5 750.000 111 6.756
20 x 60 x 10 750.000 83 9.036

Untuk membuat dinding seluas 1 m2 diperlukan 70 bh batubata merah sedangkan jika menggunakan bata ringan hanya diperlukan 9 bh.
• Batubata merah ⟶ 70 x Rp. 500,- = Rp. 35.000,-/m2
• Bata ringan ⟶ 9 x Rp. 6.756, = Rp. 60.804,-/m2



Kemampuan tukang dalam memang batubata merah dalam 1 hari kerja adalah 12 m2 sedangkan jika memasang bata ringan dia bisa memasang 25 m2 per hari.
Jika upah tukang per hari Rp. 150.000,- dan kernet Rp. 80.000,-. Diambil contoh pemasangan untuk 100 m2:

BATUBATA MERAH BATA RINGAN
Uraian Harga Uraian Harga
Bahan 100 x 35.000 3.500.000 100 x 60.804 6.080.400
Upah Tukang + kernet 100/12 x 230.000 1.916.666 100/25 x 230.000 920.000
JUMLAH 5.416.666 7.000.400


Apa kelebihan atau keunggulan bata ringan?
Selain kuat dan ringan, bata ringan memiliki beberapa kelebihan atau keunggulan, diantaranya:

  1. Ukuran Akurat. Karena bata ringan diproduksi secara pabrikasi dan tanpa proses pembakaran maka dijamin ukurannya akan selalu akurat dan presisi. Berbeda dengan batubata merah yang dibuat oleh industri rumahan dengan cara pembakaran sehingga bisa dipastikan ukurannya tidak sama.
  2. Kedap Suara. Secara teori karena bata ringan merupakan material yang massa-nya rendah mengakibatkan energi bunyi yang memantul dan merayap di permukaan bata ringan tidak diteruskan dengan baik. Sehingga dinding dapat meredam kebisingan dan kenyamanan penghuni terjaga.
  3. Tahan Lama. Dengan ciri yang kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca maka menjadikan bata ringan menjadi lebih stabil dan awet.
  4. Tahan Panas dan Tahan Api. Bata ringan merupakan material anorganik tahan api sehingga produk ini sesuai untuk aplikasi ruang tangga darurat, cerobong ventilasi dan koridor lift. Bata ringan meningkatkan perlindungan terhadap bahaya kebakaran. Sifat insulasi panas pun mengurangi tingkat kenaikan suhu yang menyebabkan ruangan menjadi lebih sejuk.
  5. Hemat Energi. Hal ini bisa terjadi karena gelembung-gelembung udara yang terkandung menjadikan bata ringan ini memiliki sifat insulasi panas yang baik, sehingga dapat memberikan kenyamanan dan lingkungan yang sehat, penghematan energi dan pemakaian AC.
  6. Mudah Pengerjaannya. Karena bobot yang ringan dan kuat menjadikan bata ringan mudah digergaji, dibor, dibentuk dan dikerjakan hanya dengan menggunakan peralatan kayu biasa.
  7. Ramah Lingkungan. Bata ringan tidak mengandung bahan-bahan yang beracun maupun berbahaya. Material yang digunakan tidak dapat dijadikan tempat tinggal bagi kutu atau serangga dan hewan sejenis lainnya.


Kembali kita lihat selisih harga pemasangan dinding dalam 100 meter persegi di atas.
Apakah rugi rasanya dengan berbagai kelebihan dan keunggulan yang didapat ketika Anda membuat dinding rumah Anda menggunakan bata ringan?
Untuk diketahui, pemasangan bata seluas 100 m2 itu Anda telah bisa mendapatkan 2 buah ruangan seukuran 3,5 m x 4 m.


Tag : Dinding, Material

Back To Top