Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Granit atau Homogenous Tile?

Pada era tahun 1990-an merupakan masa lantai keramik sedang menjadi tren di Indonesia. Pada masa itu juga, muncul material lain yang dianggap lebih bagus daripada keramik, yaitu Granit. Berbeda dengan keramik biasa, granit lebih keras, lebih mengkilap, lebih datar dan lebih mewah tampilannya daripada keramik. Namun karena harganya jauh lebih mahal maka hanya segelintir orang saja yang mampu membeli granit untuk lantai rumahnya. Pada masa itu orang tidak mengenal dan tidak ada istilah Homogenous tile.

Istilah Homogenous tile atau keramik homogenous saat ini sangat sering didengar, namun tidak semua orang mengetahui apa itu sebenarnya homogenous tile.
Apakah benar homogenous tile bukan keramik?
Apa beda homogenous tile dengan keramik?
Apakah benar homogenous tile itu adalah granit?
Namun yang pasti secara umum orang mengatakan bahwa lantai keramik tidak sama dengan lantai granit. Tapi ia tidak mengetahui bahwa granit yang mana yang ia maksud.
Secara ilmiah granit digolongkan pada jenis batu alam, jika akan dijadikan sebagai bahan untuk lantai, maka granit itu harus melalui proses pemotongan terlebih dahulu, sama halnya seperti marmar. Pemakaian granit asli (alam) saat ini digunakan untuk counter top kitchen set. Karena ukurannya yang lebar dan panjang, granit alam ini bisa dijadikan untuk top table (counter top) meja kitchen set tanpa sambungan,
Lempengan granit asli (alam)
Lempengan granit asli (alam)

Top table dari granit alam
Top table dari granit alam
Sementara 'lantai granit' yang dimaksud itu (yang dijual di toko bahan bangunan), proses pembuatannya adalah beberapa bahan dicampur, dibakar, dicetak dan dipotong.


Kembali kita ke Homogenous tile.
Homogenous tile atau keramik homogenous merupakan material penutup lantai yang dibuat dari bahan-bahan seperti tanah liat, pasir sillika dan kaolin yang diformulasi menjadi homogen. Hal ini terlihat pada potongan material homogenous tile hanya nampak satu material yang sama dari permukaan atas sampai permukaan bawah, berbeda dengan keramik tile yang akan terlihat 2 lapisan pada potongan materialnya, yakni bagian tanah liatnya dan lapisan glasur pada permukaan atasnya. Bahan-bahan homogenous tile dibakar dengan suhu tinggi, hingga 1200’C sehingga menghasilkan material dengan kekuatan yang tinggi. Sangking kuatnya, Homogenous tile dianggap sebagai granite tile atau lantai granit, padahal ia adalah keramik yang sangat kuat karena homogen.


Beberapa lantai granit di pajang di toko
Contoh lantai granit 
Homogenous tile atau lantai granit secara umum terbagi berdasarkan 2 jenis yaitu tile berglasir dan tile tidak berglasir yang berbeda dari jenis teknologi yang digunakan untuk membuat motif pada permukaannya.
Berdasarkan corak atau motifnya sendiri, lantai granit terbagi menjadi tipe polos atau tanpa motif, motif kayu, motif batu alam atau stone, motif marmer dan granit serta motif artistik.
Sedangkan berdasarkan jenis permukaannya maka lantai granit dibagi menjadi tipe polished yakni permukaan kilap untuk area interior dan unpolished yakni permukaan kasar, matt dan doff yang biasa digunakan untuk area basah atau luar bangunan.

Apa keunggulan material homogenous tile?
Keunggulan penggunaan homogenous tile atau lantai granit atau keramik homogenous sebagai penutup lantai dibandingkan dengan keramik tile biasa, antara lain:
  1. Granit tile memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan material keramik tile. Secara fisik lebih berat dan padat dibandingkan keramik bisasa.
  2. Granit tile memiliki tampilan yang mewah dan tersedia dalam berbagai macam motif juga warna, dengan semakin berkembangnya teknologi di industri produk porcelain tile.
  3. Granit tile tersedia dalam bermacam-macam ukuran yang semakin besar dari 60 x 60 cm, , 80 x 80 cm, 100 x 100 cm, dan lebih besar lagi.
Berapa harga material homogenous tile?
Harga dari homogenous tile atau lantai granit ukuran standar 60 x 60 cm berkisar antara Rp 150.000,-/m2 sampai Rp 600.000,-/m2. Harga granit tile dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti merek produk, teknologi yang digunakan (double charge, digital, dll), kelas produknya sesuai standard mutu internasional seperti B1a (WA < 0,5%) atau B1b (WA 0,5% - 3%) yang tertera pada kemasannya. Bahkan saat ini ada beberapa merek homogenous tile (dikenal dengan sebutan granit ex. China) yang menjual dengan harga Rp. 85.000,-/m2.

Jadi, apa yang akan Anda pilih? Homogenous tile (granit tile) atau keramik tile atau granit asli? :-)
Yang pasti, jika Anda memilih granit asli, harganya sangat mahal. Yang paling murah saja saat tulisan ini dibuat, harganya Rp. 800.000,-/m2

Tag : Material

Back To Top