Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Mengatasi Saluran Air Yang Mampet

Masalah saluran air yang mampet atau tersumbat, sebisa mungkin jangan sampai terjadi jika Anda berencana membuat bangunan bertingkat atau rumah bertingkat. Jika itu terjadi, tentu akan sangat merepotkan Anda dan yang lebih ruwet lagi, karena tersumbat, airnya jadi tergenang atau meluber kemana-mana ketika digunakan.
Pipa untuk meredam bunyi  dan anti mampet
Pipa untuk meredam bunyi  dan anti mampet

Untuk mencegah hal itu terjadi, ada baiknya Anda merancang sistem saluran air buangan dari peralatan saniter dan dapur pada bangunan bertingkat dengan tujuan dapat mencegah terjadinya sumbatan pada pipa. Kemudian menggunakan pipa yang khusus diproduksi untuk saluran air buangan.



Sumbatan pada saluran pembuangan terjadi karena adanya proses sedimentasi dan penimbunan lemak di dalam pipa. Tapi jangan khawatir, kedua masalah ini bisa diatasi bila menggunakan pipa yang licin pada permukaan bagian dalamnya, seperti pipa yang diproduksi oleh Wavin yaitu SiTech+.

Dengan menggunakan pipa saluran air buangan Sitech+, dijamin tak ada lagi masalah pipa mampet. Khusus untuk buangan di dapur, pipa juga sebaiknya tahan dengan guyuran air panas hingga suhu 100 °C. SiTech+, selain tahan panas, juga tahan terhadap bahan kimia sehingga cocok bila digunakan di laboratorium, rumah sakit, atau bangunan lain yang menghasilkan limbah kimia.

pipa untuk meredam bunyi dan anti mampet - Wavin SiTech
pipa untuk meredam bunyi dan anti mampet - Wavin SiTech+
Ada satu lagi keunggulan pipa saluran air buangan ini, SiTech+ mampu mengatasi masalah bising dari dalam pipa. Pada bangunan bertingkat suara dari dalam pipa dapat merambat melalui struktur bangunan dan hal ini tentu akan mengganggu penghuni, terutama pada hotel atau apartemen. Pipa saluran air buangan ini dibuat dengan bahan khusus yang disebut Astolan, yang ampuh meredam suara. Jadi selain bisa mengatasi agar tidak mampet, suara bunyi air turunpun tidak bakalan anda dengar.

No comments:

Post a Comment