Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Penyebab Tekanan Air Kran Menjadi Lemah

Mungkin anda pernah mengalami, ketika sedang asyik mandi menggunakan shower, saat mencuci piring, cuci mobil, dan mungkin juga saat menyiram bunga tiba-tiba tekanan airnya melemah. Seperti biasa, anda akan menyuruh anggota keluarga untuk menutup kran air yang lain. Maksudnya tentu agar air akan lancar dan kuat tekanannya pada kran yang sedang anda gunakan.

Tahukah anda penyebabnya kenapa bisa demikian?
Penyebab tekanan air kran yang tiba-tiba menjadi lemah apabila kran yang lain juga digunakan adalah karena pendistribusian airnya tidak seimbang. Kondisi ini sangat sering dirasakan pada rumah yang menggunakan tanki atap saja. Seperti yang diketahui bahwa tanki atap hanya memanfaatkan gaya grafitasi bumi untuk memberikan tekanan pada pipa air yang disalurkan. Nah, pada proses penyaluran inilah diperlukan sistim instalasi pemipaan (plumbing) yang benar.
Kejadian yang membuat tekanan air kran menjadi lemah seperti situasi di atas, bisa dipastikan bahwa pipa yang digunakan untuk mendistribusikan air mempunyai diameter kecil dan sama (misal, pipa 1/2 inci), sementara di dalam rumah ada 4 atau 5 buah kran.

Bagaimana cara mengatasinya?
Untuk menghindari agar jangan sampai tekanan air tiba-tiba lemah ketika sedang digunakan sebaiknya ganti instalasi pipa anda dengan menerapkan sistim pemipaan yang benar (saluran primer, sekunder dan tertier). Untuk rumah tinggal biasanya menggunakan pipa berukuran 1", 3/4" dan 1/2".

Pasanglah pipa air bersih Anda seperti urutan dibawah ini:
  • Sebagai saluran primer, gunakan pipa 1" untuk menyalurkan air dari tanki ke bawah (vertikal).
  • Untuk saluran sekunder, gunakan pipa 3/4". Pipa inilah yang berfungsi sebagai pembagi karena pipa ini akan menuju posisi kamar mandi, dapur atau ke taman secara horizontar.
  • Kemudian terakhir sebagai saluran tertier, yaitu pipa yang masuk ke kamar mandi, dapur atau ke masing-masing kran air, diperkecil lagi ukuran pipanya menjadi 1/2".

Seperti contoh gambar di bawah ini, kebetulan instalasi air bersihnya menggunakan pipa Westpex. Perhatikan dimensi pipanya.
Sistim Instalasi Air Bersih

12 comments:

  1. Mau tanya.
    Kalau pipa primer & skunder 1", & tertier 3/4", bagaimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentu tekanannya akan lemah.
      Karena volume air di pipa primer dibagi pada pipa sekunder sementara ukuran pipanya sama. :-)

      Delete
  2. kalo yg primer 1 inch terus yg sekunder sama tersier cuma 1/2 inch biaa kenceng ga pak...

    ReplyDelete
  3. Jika pipa 3/4 menggunakan drat kran 1/2 gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. pak blogger nya msh aktif gak ya? iya nih, mau nanya yg sama.
      klo logikanya sih, pipa ¾ tp kran ½, akan berlaku spt pipa ½ in ya.

      satu lg, artikelnya bilang 1, ¾, ½. tp gambar westpex yg dikasih ada 4 mcm diameter, vertikal/primer pk 40cm atau 1½ in. sekunder horizontal smpai gate pk 1 in, lanjut sekunder horizontal lg pk ¾, baru dibagi² tersier ½ in. yg bener 3 macam aja atau 4 ya?

      Delete
    2. 1. Blognya masih aktif.
      2. Logikanya iya.
      3. Terkait gambar yang ditampilkan, ada baiknya bapak membaca dulu caption gambar itu yang mengatakan bahwa contoh gambar ini kebetulan memakai pipa westpex. Poin yg disampaikan adalah pipa primer harus lebih besar dari pipa sekunder, demikian juga dengan pipa sekunder harus lebih besar dari pipa tertier. Semakin besar perbedaannya semakin bagus.
      Bisa dilihat pada bangunan berlantai banyak yg memakai sistem gravitasi.

      Nah, yang saya uraikan memakai pipa 1, 3/4 dan 1/2 adalah cara terhemat yang bisa diterapkan di rumah anda.
      Trims.

      Delete
  4. Ada SDD yang untuk ukuran pipa 3/4 tapi drat nya ukuran 1/2

    ReplyDelete
  5. jika pipa premier kita buat 2 pipa 1" kemudian di pararel ke sekunder 3/4 apakah nambah tekanan debitnya..

    ReplyDelete
  6. Jika pipa premier dan skunder pake 1"..tertiernya 3/4"..apakah shower akan deras?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Prinsipnya begini, pak. Sepanjang pipa yang urutan teratas dibagi maka ukuran pipa pembaginya harus lebih kecil dari pada pipa itu sendiri.

      Delete
  7. Barusan saya buat model gravitasi. Air nya keluar kayak kencing gk lancar.. Krn pipa nya sama semua ukuran nya

    ReplyDelete
  8. Trus klu tikungan air nya sampai 6-7 jg bs memperlambat yah mas..

    ReplyDelete