Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Berapa Ukuran Pipa Untuk Air Kotor/Buangan?

Sebelum menentukan berapa ukuran pipa yang akan digunakan untuk pembuangan air kotor/buangan, sebaiknya dipahami dulu bahwa saluran pipa air kotor/buangan yang ada pada sebuah rumah dapat dikelompokkan menjadi:
  1. Saluran air kotor buangan kamar mandi
  2. Saluran air kotor buangan bak cuci piring atau wastafel
  3. Saluran air hujan
  4. Saluran air tinja
Ukuran Pipa Untuk Salran Air Kotor atau Air Buangan
Pipa Untuk Saluran Air Kotor atau Air Buangan

Yang paling penting untuk diketahui bahwa untuk saluran air kotor tersebut, pipa PVC yang digunakan adalah pipa TIPE D. Pipa tipe D ini dibuat khusus untuk menyalurkan air kotor, ketebalan pipanya lebih tipis dari pada tipe AW, sehingga harganya menjadi lebih murah. Dibuat lebih tipis karena pada saluran air kotor tidak ada tekanan sebagaimana halnya pada saluran air bersih yang ada tekanan pompa.

Berikut ini ukuran pipa yang biasa digunakan untuk saluran air kotor/buangan:
PVC diameter 2″ tipe D
Digunakan untuk saluran pembuangan kotor dari bak cuci piring atau wastafel. Namun pada bagian yang tertanam di dinding secara vertikal dan terkonek langsung dengan outlet bak cuci piring atau wastafel digunakan pipa yang berukuran 1 ¼”.

PVC diameter 3″ tipe D
Digunakan untuk pipa vertikal, baik itu untuk saluran air tinja, air kotor kamar mandi, dan buangan air hujan dari dag atap.

PVC diameter 4″ tipe D
Digunakan untuk saluran air tinja dari kloset ke septictank, air kotor buangan dari kamar mandi, cucian dan air hujan.

No comments:

Post a comment