Pengetahuan Tentang Cara Mendesain Rumah dan Contoh Desain Serta Cara Membangun Rumah

Cara Memasang Bata Ringan Yang Benar

Saat ini, hampir semua masyarakat yang tinggal di perkotaan telah mengenal bata ringan. Berbagai macam merk bata ringan telah dapat ditemui di toko-toko bahan bangunan. Namun tidak semuanya mengetahui tentang bagaiman cara memasang bata ringan yang benar. Sehingga hasil yang diinginkan tidak terpenuhi secara maksimal. Sebagai contoh begini, memang bata ringan ini lebih mahal harga persatuan dibanding dengan bata merah biasa. Namun jika pemakaian atau pemasangannya dilakukan dengan benar sesuai dengan yang dianjurkan maka perbedaan selisih harga komulatifnya menjadi tidak terlalu besar.

Bagaimana cara memasang bata ringan yang benar?
Paling penting untuk dipersiapkan adalah campuran material pengikat dan peralatannya. Gunakan semen instan sebagai perekat dan pakai trowel untuk meratakan semen instan tersebut pada bata ringan. Hal ini sering diabaikan oleh pemnilik bangunan atau tukang yang memasang bata ringan, mereka menggunakan campuran semen biasa dan peralatan sendok semen biasa untuk memasang bata ringan. Akibatnya hasilnya menjadi tidak sempurna serta kecepatan memasangnya menjadi lebih lambat dan akhirnya biaya menjadi lebih mahal.

Selain 2 hal yang utama di atas ada beberapa peralatan lain yang mesti dipersiapkan untuk memasang bata ringan yang benar, diantaranya:
  • Palu Karet
  • Sendok semen biasa
  • Benang
  • Pensil
  • Penggaris / Siku
  • Waterpass
  • Gergaji Bata Ringan
Berikut ini adalah petunjuk tentang bagaimana cara memasang bata ringan yang benar. Diharapkan dengan memperhatikan petunjuk ini, Anda akan mempraktekkannya pada dinding rumah yang akan Anda pasang dengan bata ringan.
Cara memasang bata ringan yang benar
Cara memasang bata ringan yang benar
  1. Gunakan semen instan sebagai dasar pekerjaan dengan ketebalan 10 – 20 mm. Ratakan di permukaan sloof, untuk mempemudah gunakan benang atau waterpass.
  2. Letakkan bata ringan pertama diatas permukaan semen instan, kemudian pukul secara perlahan menggunakan palu karet, sehingga sejajar dengan benang.
  3. Hamparkan semen instan untuk pemasangan bata ringan berikutnya secara tipis (3 mm) menggunakan trowel.
  4. Letakkan bata ringan berikutnya kemudian gunakan waterpass untuk memastikan kerataan ke dua bata ringan tersebut.
  5. Gunakan semen instan secara tipis pada bagian vertikal dan horizontal bata ringan untuk pemasangan selanjutnya.
  6. Gunakan palu karet untuk memastikan kerataan susunan bata ringan, ulangi cara ini hingga memenuhi bidang dinding.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gunakanlah alat gergaji bata ringan untuk memotong bata ringan. Jangan lakukan pemotongan dengan memukul pakai sendok semen seperti yang biasa dilakukan oleh tukang ketika memotong bata merah.
Kenapa demikian?
Dengan menggunakan gergaji, bagian permukaan bata ringan yang dipotong menjadi rapi sehingga mudah memberikan lapisan semen instan yang tipis. Dan sisa potongan bata ringan akan dapat digunakan kembali jika sesuai dengan ukurannya sehingga menjadi lebih hemat dalam pemakaian material.

2 comments:

  1. Terima kasih infonya sangat bermanfaat, kunjungi juga website kami di https://jasaarsitekjogja.com/
    sukses selalu :)

    ReplyDelete